Persatuan Aceh Serantau Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

POROSTVNEWS | KOTA TANGERANG -Persatuan Aceh Serantau ( PAS ) memperingati peristiwa Maulid Nabi Muhammad SAW dalam acara yang digelar di Halaman luas musholah yang baru di bangun oleh Ketua Umum PASA, Sabtu (26/01/2019). Tujuan dari peringatan tersebut, menurut Ketua Umum PAS Akhyar Kamil, SH, yakni untuk menanamkan sifat teuladan yang baik seperti dicontohkan oleh Muhammad SAW.

“Sifat-sifat Nabi Muhammad harus diteladani untuk membentuk karakter Islami”, ujarnya.

Lebih dari seribu orang undangan dan santunan 200 Anak Yatim hadir. Mereka menyimak dengan khidmat siraman rohani dari Ustadz .Ustd. Dr. H. Yahya Waloni, S. Th, M.Th, di undang sebagai penceramah.

Loading...

Ahkyar Kamil, SH. Ketua Umum Persatuan Aceh Serantau, mohon maaf apabila penyambutan dalam penyajian banyak kekurangan disana-sini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kami ini adalah manusia yang tidak sempurna manusia yang terlalu banyak dosa manusia yang terlalu banyak kesalahan dan kekhilafan kesalahan dan kekhilafan kekurangan adalah murni milik kami 100% kesempurnaan adalah milik Allah SWT.

Ketua Umum Persatuan Aceh Serantau, memberi sambutan dalam acara Maulud nabi Muhammad. SAW.

“Kami selalu dalam kekurangan dan kesalahan mohon diingatkan mohon ditegur supaya kami bisa menjadi orang yang baik karena kami bukan orang baik, tapi kami lagi belajar untuk jadi orang baik, mudah-mudahan Bapak Ibu disini bisa mengajarkan kami untuk lebih baik kedepannya,” kata Akhyar, pada porostvnews.com. usai sambutan.

Acara ini atas partisipasi dan dukungan teman-teman yang sama-sama kami Merantau dari Aceh terlepas profesi dan latar belakang mereka, mereka menyumbang dengan susah payah, ada dari Jakarta Barat, Jakarta Timur (sejabotabek), semua perwakilan mengirimkan seperti makanan khas Aceh dari setiap Kecamatan Cikupa Balaraja kresek, kota Serang semua mereka kirim.

“Nanti kalau ada makanan yang kurang cocok, mohon Kami dimaafkan, memang tradisi kami adat kami seperti ini,” katanya.

“Secanggih apapun Tekhnologi boleh kamu ikuti, perkembangan masa perkembangan zaman, tapi jangan pernah kamu tinggalkan adat dan budaya daerahmu dimanapun kamu berada,” kenang Akhyar Kamil, SH, pada pesan dari orang tuanya.

Akhyar Kamil Juga menyampaikan, pada warga di sekitar perumahan duren villa ini Persatuan Aceh Serantau membangun mushola. Kalau bahasa Acehnya Meunasah, jadi pembangunan mushala Meunasah Aceh serantau ini boleh dipergunakan oleh seluruh warga yang ada di sini.

“Kami hanya membangun boleh dipergunakan oleh siapapun, yang penting Tolong dirawat Tolong dijaga kebersihannya,” katanya.

Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah, saat acara Maulud Nabi SAW oleh Persatuan
Aceh Serantau dihadapan 1000 undangan dan santunan 200 anak-anak yatim piatu.

Tampak hadir Walikota Tangerang serta jajarannya, Camat Karang tengah H. Matrobin dan wakilnya, Kapolsek Ciledug, Danramil Ciledug, Tokoh masyarakat Aceh, Para Ulama, MUI Karang tengah, kaum Ibu, para pemuda dari laskar merah putih, Pemuda Panca Sila, Organisasi lokal FBR, dan Para RW/RT sekitar lingkingan serta, Ketua Lembaga, serta pejabat lainnya.

Akhyar Kamil, SH. Dalam sambutannya menyampaikan, sifat shiddiq, amanah, tabligh, dan fathonah yang dimiliki Nabi Muhammad dapat diteladani oleh seluruh pengurus dan anggota Persatuan Aceh Serantau.

“Sifat tersebut hendaknya menjadi acuan dalam kedidupan sehari-hari,” harap Ketua Umum PAS.

BANYAK KEGIATAN

Sementara Bandi Ahmad mengatakan Kesuksesan Peringatan-peringatan itu adalah Persatuan Aceh Serantau. sebagai bentuk kecintaan terhadap lahirnya manusia terbaik, yang menjadi rahmat bagi umat seluruh alam di dunia.

“Jika Anda, sebagai Muslim mengaku mencintai Nabi Muhammad SAW, maka harus ada buktinya. Contoh yang ada sekarang ini acara yang dikemas secara baik termasuk santunan anak yatim,” kata Tokoh Pemuda asli Pedurenan Karang Tengah, Bandi Ahmad.

Sementara Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan,

Penceramah Ustd. Dr. H. Yahya Waloni.

 Selamat datang di kota Tangerang ini ya, mudah-mudahan tidak menjadikan kota Tangerang tanah Rantau, tapi jadikan kota Tangerang tanah air yang kita bangun sama-sama, kita tingkatkan agar mampu memberikan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi kita semua.

“Kita bisa bersilaturahim dalam rangka Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, setiap orang kalau bershalawat kepada rasulullah mudah-mudahan mengucapkan salam dan Shalawat kepada Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dimurahkan rezekinya ditinggikan derajatnya dijadikan sebaik-baiknya hamba Allah yang senantiasa bersyukur atas segala nikmatnya,” kata Arief sang Walikota Tangerang.

Pemerintah kota berharap, kita mengamalkan apa yang Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam ajarkan sunnah dan untuk kebaikan kota Tangerang yang kita cintai.

“Bagi kota Tangerang semangatnya adalah mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah nggak mudah tapi juga nggak sulit, pernah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah Islam agama yang rahmatan Lil alamiin menjadi rahmat bagi semuanya alhamdulillah,” sambungnya.

“Tapi jangan melupakan bagaimana pembangunan yang berwawasan lingkungan,” pesan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

“Coba untuk besok bikin persatuan Aceh Tangerang Aceh Indonesia karena kita memang harus bersatu punya, Pesantren dibantu sama-sama Agar lingkungan kita, anak-anak kita makin berkah, mudah-mudahan dengan pengajian-pengajian menjadi amal kebaikan ilmu yang bermanfaat supaya pembangunan itu tidak serta merta infrastruktur di kota Tangerang Jalan di beton, rumah di bedah, Kampung diterangin, sekolah dibayarin, kesehatan di bayarin, tapi yang terpenting adalah membangun masyarakat,” ucap Arief orang pertama di Kota Tangerang.

Arief, sambil mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar persatuan Aceh Tangerang serantau Indonesia, dimana bumi dipijak disitu langit di junjung.

Sementara di tdmpat yang sama, ceramahnya, Ustz kondang Dr. H. Yahya Waloni, S. Th, M.Th, Persatuan Aceh Serantau bersilaturahmi dalam rangka memperingati Maulud nabi besar muhammad shallallahu alaihi wasallam, sebagai bekal membangun generasi yang berakhlakul karimah.

“Kita sadar, kita memang percaya realitas yang berkembang dalam kehidupan manusia khususnya di Indonesia, untuk membentuk manusia menjadi manusia yang betul-betul sadar dan iman kepada Allah SWT. dengan masalah yang ada sekarang,” ujar ustd. H. Yahya Waloni, dihadapan para pejabat dan generasi.

PENULIS. : EDWAR. AN.

Loading...
Tandai
Menampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close