Setubuhi Gadis Belia, Pria Ini Terancam 7 Tahun Penjara

POROSTVNEWS | BELITUNG -Meskipun mengaku suka sama suka, seorang pria  remaja berinisial  SM (21 tahun) warga  Dusun Teluk  Dalam,Tanjungpandan, Belitung akhirnya merasakan dingin sel tahanan Mapolres Belitung setelah ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Badau pada Jumat 15 Maret 2019 lalu..

Pria remaja ini diduga telah menyetubuhi seorang gadis dibawah umur berusia 16 tahun sebut saja namanya indah.  Kini tersangka masih dalam pemeriksaan setelah orang tua korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Badau.

Untuk pengusutan lebih lanjut, kini kasusnya ditangani sat Reskrim Polres Belitung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) setelah Unit Reskrim Polsek Badau melimpahkan berkas pemeriksaannya .

Loading...

Pelimpahan penanganan perkara oleh Polsek badau dibenarkan Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa.SH,Sik.

“Benar,saat ini penanganan perkaranya ditangani Unit PPA Satreskrim Polres belitung,” aku  AKP Erwan Yudha Perkasa,SH,.Sik yang baru menjabat sebagai Kasat Reskrim.

Sekedar diketahui, terungkapnya kasus perstubuhan hingga dilaporkan ke Polisi bermula dari kecurigaan orang “Indah”  melihat kedekatan hubungan anaknya dengan tersangka. Setelah didesak, akhirnya “Indah” mengaku telah disetubuhi oleh terduga berkali-kali di sejumlah tempat berbeda.

Bukan kepalang orang tua korban begitu mendengar pengakuan anaknya. Tak terima anaknya diperlakukan oleh tersangka kemudian orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polisi.

Setelah menerima laporan, polisi mengarahkan korban untuk melakukan Visum Et Repertum di RSUD dr Marsidi Judono kepada korban sebagai bukti otentik kejadian tersebut.

Setelah seluruh bukti cukup, anggota Unit Reskrim Polsek Badau langsung melakukan pencarian dan menangkap tersangka, di kediamannya pada hari yang sama.

“Setelah melakukan penangkapan, kami lakukan pemeriksaan. Dari keterangannya mereka memang pacaran, dan melakukan atas dasar suka sama suka hingga berkali-kali,” ungkapnya.

Akibat perbuatan nya, kini tersangka dijerat Pasal 81 Ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia (UU- RI) Nomor 17 Tahun 2016, Tentang TAP PERPU RI Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan kedua UU-RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara, papar AKP Erwan Yudha Perkasa.**Rully

 

Loading...
Tandai
Menampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close