Kunker ke Belitung, Danrem 045/Gaya:”Netralitas TNI Harga Mati”

Danrem menekankan tentang netralitas TNI, dan Komandan memerintahkan, menegaskan dan  memastikan bahwa netralitas TNI adalah harga mati, sekali saja TNI tidak netral maka rakyat tidak akan percaya lagi dengan TNI

POROSTVNEWS | BELITUNG – “Selaku prajurit jaga dan pegang teguh netralitas TNI dalam menghadapi pilleg dan Pilpres 2019 yang tinggal 12 hari lagi ini” tegas Danrem, Rabu (04/04/2019) diahadapan prajurit TNI AD dan PNS ketika menerima Jam Komandan dari Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman di Aula Kodim 0414/Blt Jl Merdeka No 1 Tanjungpandan Belitung.

Hal itu ditegaskan Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman mengingatkan kembali kepada 125 prajurit dan PNS TNI AD yang bertugas di kepulauan Belitung

Hadir dalam Jam Komandan tersebut Kepala Staf Kodim Mayor Inf Ruhin S.Ag, Kasi Ops Rem 045/Gaya Mayor Inf Rimba, Pabung Kab Beltim Kapt Tulus, Para Danramil jajaran Kodim 0414/Blt dan Kepala Satbalak.

Loading...

Pada kesempatan jam Komandan ini Danrem menyampaikan, para prajurit dari Makorem, Kodim Bangka dan Kodim Bangka Barat dan sekarang Kodim 0414/Belitung dikumpulkan dan di diperintahkan untuk menjaga Netralitas TNI dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaannya kerjasama dengan institusi lainnya dalam rangka menghadapi pesta demokrasi Pileg dan Pilpres kedepannya.

Sehubungan dengan pemilihan umum ini, Danrem menekankan tentang netralitas TNI, dan Komandan memerintahkan, menegaskan dan  memastikan bahwa netralitas TNI adalah harga mati, sekali saja TNI tidak netral maka rakyat tidak akan percaya lagi dengan TNI.

“Kalau kita tidak netral maka sama dengan kita berkhianat dengan negara, berkhianat dengan Satuan TNI AD dan juga berkhianat dengan keluarga kita semua karena kita akan di pecat,” papar Danrem.

Danrem juga mengingatkan kepada prajurit dan PNS agar tidak tergiur oleh kontestan yang mengajak mendukung bahkan ditawari dengan iming-imingan tertentu sehingga ikut membantu dan terlibat  baik secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan Pemilu kedepan.

“Agar prajurit dan PNS tidak salah berbuat dan bertindak dalam Pemilu mendatang saya memerintahkan agar membaca dan mempedomani buku saku yang telah dibagikan mengenai Aturan Pelibatan/ Rule of Engangement (RoE) Pengamanan Pemilu Tahun 2019,” paparnya.

Selain  netralitas TNI,  Danrem juga menyinggung tentang peran Babinsa di wilayah binaannya harus meyakinkan kepada masyarakatnya bahwa TNI AD akan setia kepada bangsa, negara dan akan membantu dan melindungi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Babinsa dalam melaksanakan tugas perpedoman terhadap 8 wajib TNI yang pertama, bersikap ramah tamah terhadap rakyat, bersikap sopan santun terhadap rakyat, menjunjung tinggi kehormatan wanita”.

Selanjutnya yang ke empat ” menjaga kehormatan diri dimuka umum, senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya, yang ke enam tidak sekali-kali merugikan rakyat, tidak sekali kali menakuti dan menyakiti hati rakyat dan yang kedelapan menjadi contoh dan mempelopori usaha -usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Diingatkan Danrem kepada seluruh prajuritnya supaya memegang teguh 8 wajib TNI supaya tercapai melaksanakan tugas pokoknya sebagai Aparat kewilayahan.* (Rh)

Loading...
Tandai
Menampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close