Kajari Belitung Unjuk Gigi, Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Mulai Di “Bidik”

POROSTVNEWS.COM | TANJUNGPANDAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung  dibawah komando Ali Nurudin,SH.,MH mulai menunjukan taringnya sebagai aparat penegak hukum di Negeri Laskar Pelangi (Kab. Belitung red). Betapa tidak, baru mau memasuki  bulan ke 2  memimpin Kejaksaan Negeri Belitung, Ali Nurudin,SH.,MH  (dilantik dan diambil sumpahnya Rabu 24 April 2019 lalu-red), kini jajarannya mulai membidik sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi  di wilayah hukumnya.

Diperoleh informasi, sejumlah kasus dugaan korupsi  terkait penggunaan Alokasi Dana Desa hingga dugaan penyelewengan anggaran lainnya mulai di bidik Kejaksaan Negeri Belitung. Bahkan tim yang diketuai langsung oleh Kajari Belitung sudah bergerak cepat dan kini telah memasuki tahap Pulbaket dan puldata.

Loading...

Tidak tertutup kemungkinan, jika pulbaket dan puldata sudah lengkap maka sejumlah dugaan tipikor tersebut akan dinaikan status ke tingkat penyelidikan.

“Memang benar, saat ini, kita masih dalam tahap pulbaket dan puldata,” ujar Kajari Belitung, Ali Nurudin,SH.,MH ketika dimintai tanggapannya terkait informasi yang diperoleh  Porostvnews.com menyoal dibidiknya sejumlah dugaan tindak pidana korupsi penggunaan Alokasi Dana Desa di wilayah hukumnya.

Ketika ditemui diruangan kerjanya, Kamis (23/5/2019, Kajari yang didampingi Kasie Intel Anggoro,SH membenarkan informasi tersebut dan saat ini pihaknya masih vokus mengumpulkan keterangan dan data. Setelah pulbaket dan data maka dilakukan analisa hukumnya. Jika dalam analisa hukum nantinya ditemukan adanya indikasi korupsi maka statusnya akan ditingkatkan ke tingkat yang lebih tinggi, Papar Ali Nurudin.

Ketika disinggung terkait desa-desa mana saja yang mulai dibidik, dengan diplomatis Ali Nurudin menjawab “Masih Rahasia. Tunggu saja tim saat ini masih vokus pulbaket dan puldata. Jika sudah lengkap, dan perubahan status, nanti juga akan diberitahu,” ujar Ali Nurudin  diplomatis.**

Nasrul Rully

 

Loading...
Tandai
Menampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close