Wujudkan SDM Berkualitas, Kejaksaan RI Gelar Rakernis di Jakarta

H.M. Prasetyo: Persepat Terciptanya Reformasi Birokrasi Secara Konsisten

POROSTVNEWS | JAKARTA – Guna  mewujudkan dan meningkatkan pembangunan  Sumber Daya Manusia (SDM)  yang berkualitas sekaligus menguatkan kembali komitmen bersama seiring upaya memajukan, menyempurnakan, dan mengukuhkan gerak langkah institusi dalam menjalani kiprah dan pengabdian melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku penegak hukum, Kejaksaan Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pembinaan Kejaksaan RI Tahun 2019.

Rakernis yang di ikuti para Asbin Kejati seluruh Indonesia berlangsung selama dua hari,  11 hingga 12 September 2019  itu dibuka langsung oleh Kajagung RI H.M Prasetyo pada Rabu (11/9/2019) di Sasana Pradhana Kejaksaan Agung RI.

Loading...

Acara ini juga dihadiri Wakil Jaksa Agung RI, Plt. Jaksa Agung Muda Pembinaan, Para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Diklat, Pejabat Eselon II & III di lingkungan Bidang Pembinaan, Wakajati & Asisten Pembinaan dari Kejaksaan Tinggi se-Indonesia.

Dalam sambutannya ,Jaksa Agung  H.M Prasetyo menyampaikan bahwa Bidang Pembinaan memegang tugas penting untuk mengembangkan dan membangun SDM Kejaksaan RI yang berkualitas.

Dikatannya, sesuai dengan tema Rakernis, “Wujudkan Sumber Daya Manusia Berkualitas, Kreatif, dan Inovatif Untuk Kejaksaan Yang Maju, Modern, Unggul, dan Tepercaya“. Adalah selaras dengan fokus kebijakan pemerintahan saat ini yang mengedepankan pembangunan sumber daya manusia (SDM), sebagai investasi jangka panjang guna melapangkan jalan menuju Indonesia maju yang mampu menggerakkan segenap daya dan kapasitasnya untuk mewujudkan negara yang adil dan makmur.

Dengan demikian, bagi kita pilihan tema tersebut cukup relevan, tepat, dan aktual untuk dapat dijadikan kerangka berpikir dalam kaitan pembangunan SDM Kejaksaan sebagai faktor krusial , berpengaruh dan paling menentukan dalam upaya memajukan organisasi, guna menjamin kesiapan dan persiapan menghadapi berbagai fase perkembangan serta perubahan baru yang tidak jarang penuh tantangan.

Ditegaskan Prasetyo,  ada empat acuan dalam mewujudkan SDM yang berkualitas yakni, Pertama, optimalisasi kompetensi SDM berbasis kemampuan hard skill dan soft skill yang mumpuni dan terintegrasi.Kedua, revitalisasi pengelolaan penelitian dan pengembangan sebagai penguatan pembangunan SDM Kejaksaan yang berbasis pada hasil penelitian (research) dan pengembangan (development).

Ketiga, realisasi kebijakan reward and punishment yang objektif, dan proporsional yang secara konsisten harus dilaksanakan dan Keempat, optimalisasi sistem pengelolaan kearsipan yang tertib, rapih, teratur, terencana dan terjaga dengan baik ditunjang dengan kesempurnaan secara digital, sebagai pusat dan sumber informasi.

Prasetyo juga  kembali mengingatkan tentang perlunya optimalisasi penyediaan data statistik kriminal yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bahan penyusunan rencana program dan penyusunan kebutuhan anggaran penegakan hukum, sebagai parameter yang dapat digunakan untuk melihat sejauh mana efektifitas kebijakan penegakan hukum Kejaksaan yang telah berjalan dalam praktik selama ini. Kesadaran akan penting dan betapa bergunanya statistik kriminal ini, diharapkan akan berkorelasi positif dalam mendukung performa penegakan hukum yang efektif dan efisien dimasa mendatang.

Selain itu, guna memastikan terlaksananya komitmen dengan diberlakukannya Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) sebagaimana yang ingin di wujudkan bersama sebagai bagian dari upaya mempercepat terciptanya reformasi birokrasi yang secara konsisten sedang dan akan terus dilaksanakan.

“Saya ingatkan kepada masing-masing satuan kerja agar dengan penuh kesungguhan memegang komitmen menginisiasi dan mendorong terciptanya perubahan dengan mengeksplorasi kreativitas yang dapat memberikan ruang dan pandangan serta koridor dan jalan yang tepat bagi terciptanya ZI menuju WBK dan WBBM,” tegas H.M Prasetyo.**

Reporter: Nasrul Rully

Sumber   : Puspenkum

Loading...
Tandai
Menampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close