Program Pembinaan Kemandirian di Lapas Butuh Peran Pemda

TANJUNGPANDAN |POROSTVNEWS.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit, SH, MH berharap agar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak hanya mengikuti kegiatan pembinaan dan pelatihan semata  tetapi  juga mendapat pengakuan berupa sertifikasi bagi mereka.

Harapan itu disampaikan kalapas ketika bersilaturahmi sekaligus  untuk meningkatkan kerjasama ke Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (KUKMPTK) Kabupaten Belitung pada Jumat (7/2). Selain bersilaturahmi kunjungan ini juga mempererat hubungan kedua instansi tersebut.

“Kami sangat mengharapkan dengan sinergitas yang baik ini akan berhasil mencetak WBP menjadi Tenaga Kerja Mandiri ketika bebas nantinya. Selain itu kami juga berupaya meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara berupa PNBP, untuk itu kami berharap Produk – Produk KUKM yang dihasilkan oleh Lapas Kelas IIB Tanjungpandan juga bisa dibantu Pemasarannya” ucap Romiwin Hutasoit.

Kalapas yang didampingi Ka. KPLP M. Jawad Cirry, AMd.IP disambut langsung Kepala Dinas (KUKMPTK)  Kabupaten BelitungAdnizar, SH.

Pertemuan berlangsung santai . Selain memperkenalkan diri  dan bersilaturahmi kalapas juga melakukan koordinasi pelaksanaan kinerja. Dirinya memperkenalkan diri sebagai Pejabat Baru di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, selanjutnya menjelaskan beberapa program – program Pembinaan Kemandirian yang telah berjalan dan hambatan yang saat ini dihadapi.

Dukung Program Kalapas

Sementara Kepala Dinas (KUKMPTK)  Kabupaten Belitung Adnizar, SH menyambut baik kunjungan kalapas ke kantornya. Kami menyampaikan dukungannya terhadap jalannya pembinaan di Lapas.

“Saya ucapkan selamat datang di Kabupaten Belitung, Semoga Bapak bisa lebih cepat bersinergi dengan Forkopinda,” ucap Adnizar

Sebetulnya kata dia,  kami sendiri sudah tidak asing lagi dengan Lapas, kami sudah bersinergi dan mengakui eksistensi Lapas dalam menjalankan Koperasi KPPDK Lapas. Peran Koperasi ini saja yang perlu ditingkatkan. Unit usahanya dikembangkan sehingga bisa membantu permodalan kegiatan KUKM di Lapas yang tentu keuntungannya bisa dirasakan melalui SHU.

“Kedepan insyallah kami selaraskan, kita arahkan warga binaan lapas mengikuti program tenaga kerja mandiri dan pelatihan lain yang bisa kami sesuaikan disini,” papar Adnizar,SH.**

 

Rully Tanjung

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close