Perkuat Koordinasi, Kepala BNPT Kunjungi Jaksa Agung

JAKARTA – Guna meningkatkan koordinasi dalam penanganan perkara terorisme baik pada tataran pencegahan maupun penindakan kegiatan terorisme di Indonesia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen (Pol)  Boy Rafli Umar Berkunjung ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Selasa (9/6/20).

Kedatangan Boy Rafli Umar sekitar pukul 10.00 WIB langsung diterima Jaksa Agung RI Dr, Burhanuddin, SH. MH diruangan kerjanya.

Kunjungan Kepala BNPT dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi dan meningkatkan koordinasi dalam penanganan perkara terorisme baik pada tataran pencegahan maupun penindakan kegiatan terorisme di Indonesia;

Disela perbincangan dalam pertemuan tersebut Jaksa Agung RI. mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala BPNT dan rombongan yang sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi ke Kejaksaan Agung RI.

“Kami akan selalu siap berkoordinasi dengan rekan rekan Penyelidik maupun Penyidik BNPT dalam penanganan perkara Tindak Pidana Terorisme di Indonesia yang dalam proses penuntutannya di Kejaksaaan RI dibawah pengendalian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan dilaksanakan oleh Direktorat Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara,” ujar Burhanuddin.

Dengan terjalinnya silaturahmi dan koordinasi yang baik, kita bersama dapat mencegah berkembangnya paham radikalisme dan menanggulangi tindak pidana terorisme.

Sementara  Kepala BNPT Boy Rafli Umar juga menyampaikan terimakasih atas penerimaan Jaksa Agung RI. yang sudah meluangkan waktu untuk menerima silaturahmi dan koordinasi dari kami selaku Kepala BNPT yang baru.

Usai berbincang dan bertukar informasi, pertemuan diakhiri dengan pertukaran cindera mata dari masing-masing pihak dan pernyataan komitmen untuk saling bekerja sama dalam penanggulangan tindak pidana terorisme.**

Sumber: Puspenkum Kejagung.

Editor   : Rully

Tandai
Menampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close