PILKADA BELTIM: Diprediksi Aan vs Yuri, Yuslih Tumbang Sebelum Bertarung?

oleh: Nasrul Rully

TAK TERASA, Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar 9 Desember 2020 hanya tinggal 130 hari lagi. Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk salahsatu daerah yang akan mengikuti ajang pesta demokrasi tersebut.

Menelisik secara seksama terkait kesiapan partai politik yang memilik kursi di DPRD Kabupaten Belitung Timur sepertinya sudah sangat siap mengusung kandidat yang akan mereka usung dalam pertarungan memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati lima tahun kedepan.

Hingga saat ini, 8 dari 10 Parpol yang memiliki kursi di DPRD sepertinya  sudah menentukan pasangan calon yang akan di usungnya.  Hanya dua partai yang belum menentukan sikap kemana arah dukungan yang akan dilabuhkannya.

Koalisi tambun (besar red) terdiri dari PDI-P ( 4 kursi), menggandeng Partai Bulan Bintang, Nasdem dan Hanura masing-masing 3 kursi, Perindo 2 kursi dan Demokrat 1 kursi. Koalisi tersebut mengantongi 16 kursi dari total 25 kursi di DPRD Belitung Timur.

Menurut ketua DPC PDI-P  Belitung Timur Fezzi Oktolseja menyebutkan, Koalisi ini sudah dipastikan akan mengusung Pasangan Yuri Kemal Fadlullah dengan Nurdiansyah lantaran sudah mendapat restu dari pusat.

Sedangkan Partai Golkar (3 kursi) dan PKS (2 kursi) mengusung pasangan Drs Burhanudin (Aan) dengan Khairil Anwar. Pasangan ini merupakan petahana wakil bupati Burhanuddin . sedangkan  Khairil Anwar merupakan pensiunan aparatur sipil negara (ASN).

Sementara Gerindra yang memiliki 3 kursi dan PAN (1 kursi)  belum menyatakan sikap. Padahal  untuk syarat pencalonan maka parpol atau gabungan parpol di Belitung Timur harus memiliki minimal 5 kursi di DPRD. Artinya kedua parpol ini dipastikan tidak akan bisa mengusung kandidatnya sendiri.

Kemanakah kedua parpol ini akan berkoalisi, apakah ke pasangan Yuri Kemal Fadlullah -Nurdiansyah atau kah ke  Drs Burhanudin dengan Khairil Anwar?

Melihat kenyataan ini, dapat dipastikan akan terjadi head to head antara pasangan Drs Burhanudin – Khairil Anwar dengan Yuri Kemal Fadlullah dengan Nurdiansyah.

Ada yang menarik dicermati terkait perjalanan politik yang dialami Bupati Beltim  Yuslih Ihza. Semula dia berharat untuk maju di perhelatan pilkada serentak tahun 2020 ini sebagai incumben. Namun apa daya parpol yang diharapkan solid untuk mendukungnya justru sudah diborong oleh keponakan nya sendiri.

Penulis memprediksi  jika situasi politik tidak berubah dipastikan harapan Yuslih Ihza untuk bertarung dikancah pilkada kali ini akan pupus. Artinya Yuslih Ihza Tumbang sebelum bertarung. Kecuali jika Gerindra dan PAN ditambah satu parpol yang mengusung Yuri Kemal Fadlullah – Nurdiansyah membelot .*) Penulis adalah pemimpin redaksi porostvnews.com (pengamat Pilkada Beltim)

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close