Kuasa Hukum Tersangka Praperadilkan Polres Belitung

BELITUNG – Tersangka dugaan penggelapan uang sisa pajak koperasi Plasma Air Selumar ES (41), akhirnya menempuh jalur Praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh penyidik Polres Belitung.

Tersangka melalui kuasa hukumnya Marihot Tua Silitonga, SH.,MH telah mendaftarkan permohonan Praperadilan  ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan , Senin (28/9/2020) lalu dan diterima langsung oleh Panitera PN Tanjungpandan, Jafri, SH.,MH.

Selain Pemohon mempraperadilkan Polres Belitung sebagai Termohon 1(satu) juga mengikutsertakan Kejaksaan Negeri Belitung sebagai Termohon II (Dua).

Ketika ditanya Porostvnews.com terkait pokok materi permohonan Praperadilan,  Marihot dengan singkat mengutarakan sehubungan dengan penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka atas diri pempohon. “Masih banyak yang lain tapi nantilah kita ungkap di persidangan ,” ujarnya seraya menginfokan sidang perdana praperadilan tersebut akan berlangsung, Selasa (6/10/2020) mendatang.

Japri, SH., MH selaku Panitera Pengadilan Negeri Tanjungpandan membenarkan adanya permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum tersangka pada, Senin (28/9/2020 lalu.

Sementara pihak  Termohon I (Satu) dari Polres Belitung ketika diminta tanggapannya terkait adanya praperadilan?  Kapolres Belitung melalui Kasat Reskrim AKP Chandra Satria, S.I.K mengatakan sudah mengetahui adanya upaya praperadilan dari kuasa hukum tersangka.

“Pada prinsipnya kita akan mengikuti proses persidangan praperadilan tersebut. Saat ini kita sedang berkonsultasi dengan Bidkum Polda Kep.Babel terkait masalah ini,” terang Chandra kepada porostvnews diruangan kerjanya, Jumat (2/10/2020).

Sedangkan Kajari Belitung Ali Nurudin, S.H., M.H juga membenarkan adanya upaya Praperadilan oleh tersangka dan kuasa hukumnya. Sebagai Termohon II (Dua), Kejari Belitung akan mengikuti proses Praperadilan tersebut.

Ketika disinggung terkait berkas perkara tersangka apakah sudah dilimpahkan ke Pengadilan? Sudah, JPU sudah melimpahkan berkas perkara tersangka ke pengadilan. Sekarang kita menunggu jadwal sidang dari PN Tanjungpandan, tutur Ali Nurudin, Jumat (2/10/2020)..

Sekedar diketahui, , Ketua Koperasi Plasma Air Selumar ES (41), Senin (3/8/2020) lalu khirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Belitung atas dugaan penggelapan uang sisa pajak koperasi lebih kurang Rp 600 Juta.

Penetapan status tersangka terhadap ES  berdasarkan hasil gelar perkara. Tersangka ditahan terkait kasus tindak pidana dugaan penggelapan. Penyidik menerapkan Pasal 374 dengan ancaman minimal lima tahun penjara subsider Pasal 372 dengan ancaman minimal empat tahun penjara KUHPidana.**

Penulis: Nasrul Rully

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close