Hamili Anak Tiri, “RD” Digelandang Polisi dan Dijerat Pasal Berlapis

Perbuatan Bejat Tersangka Bermula dari Tahun 2016 lalu

POROSTVNEWS.COM –  Prilaku bejat seorang bapak tiri akhirnya berujung ke terali besi. Pria paruh baya berinisial RD (42) tahun itu akhirnya digelandang polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatan cabulnya  terhadap anak tirinya sebut saja namanya Melati (20). Akibat perbuatan pelaku, kini Melati tengah hamil berusia tujuh bulan.

Terkuaknya perbuatan bejat RD terhadap anak tirinya tersebut berdasarkan Laporan Polisi, Nomor : LP/B – 339 /XI/2020/ Babel/ Sek Kelapa, Tanggal 07 November 2020, Pelaku (RD) dilaporkan karena  diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang tak lain anak tiri pelaku.

Kapolsek Kelapa, Polres Bangka Barat Iptu A.F Pulungan, SE pimpin langsung saat penangkapan tersangka. Foto: Humas

Usai menerima laporan, jajaran Polsek Kelapa langsung bergerak cepat. Tim yang dipimpin Kapolsek Kelapa Iptu A.F Pulungan, SE beserta Unit Reskrim dan Intel berhasil menangkap pelaku di kediamannya di Dusun Pancur ,Desa Kayu Arang Kec. Kelapa Kab.Babar, Sabtu (7/11/2020). Tak ada perlawanan saat prosesi penangkapan RD. Kemudian pelaku RD di gelandang ke Polsek Kelapa guna menjalani pemeriksaan.

Seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah, SIK  Kapolsek Kelapa, Iptu A.F Pulungan, SE membenarkan penangkapan pelaku persetubuhan terhadap anak tirinya. Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 helai baju kaos (warna merah dan warna putih) milik korban (ks), 2 potong celana panjang (warna hitam dan hijau), 1 potong celana Pendek warna coklat, 2 celana dalam (warna hijau dan warna coklat ),1 Buah Bra warna hitam.

Dihadap penyidik, pelaku RD mengakui semua perbuatannya. Atas pengakuannya, penyidik menetapkan status tersangka terhadap RD, papar Iptu A.F Pulungan, SE.

Untuk diketahui, saat ini korban tengah mengadung akibat nafsu bejat ayah tirinya dan usia kandung memasuki bulan ke 7. Dihadapan penyidik tersangka RD mengakui semua perbuatan bejatnya. Bahkan terakhir kali tersangka menyetubui anak tirinya sekira bulan Juli 2020 lalu.

Sementara dari pengakuan saksi korban kejadian naas yang menimpa dirinya bermula pada tahun 2016 lalu. Dan, setiap kali perbuatan bejat ayah tirinya melampiaskan nafsu bejatnya, korban selalu diancam untuk tidak melaporkan kepada siapapun termasuk kepada ibu kandungnya.

Akibat perbuatan bejatnya kini RD meringkuk di sel tahan Polsek Kelapa,Polres Bangka Barat. Tersangka dijerat pasal 81 UU No.35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 294 ayat (1) KUHPidana tentang perbuatan cabul pelaku akan dijerat  dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara papar Kapolsek Kelapa Iptu A.F Pulungan, SE.**

Sumber: Humas Res Babar

Editor   : Nasrul Rully

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close