Satu Lagi, Pasien Covid-19 di Belitung Meninggal

Sahani Saleh: "Total yang Meninggal Menjadi 4 Orang"

POROSTVNEWS.COM – Setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di ruang ICU RSUD Marsidi Judono Belitung, Ahirnya, salah seorang pasien Covid-19 berinisial DE (44) menghembuskan napas terakhir .

DE merupakan pasien 1674 yang terkonfirmasi Positif Covid-19  meninggal pada, Rabu sore 11 November 2020  sekira pukul  17.45 WIB dengan penyakit pneumonia dan gagal napas akut akibat Covid-19.

informasi duka tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung,H. Sahani Saleh, S.Sos, Kamis pagi, Kamis (12/11/2020).

Dalam releasenya yang diterima redaksi porostvnews.com sekira pukul 05.36 WIB, Sahani Saleh menyebutkan, DE,(laki-Laki) berusia 44 (Empat Puluh Empat) tahun,bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung.

Pasien meninggal di ruangan Intensif Isolasi ICU Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung pada Tanggal 11 November 2020 Pukul 17.45 WIB, Setelah dilakukan perawatan intensif selama 4 (Empat) hari, dengan penyakit pneumonia dan gagal napas akut akibat Covid-19.

Pasien 1674 mulai dilakukan perawatan pada Tanggal 8 November 2020 dengan tindakan medis berupa pemasangan bantuan selang nafas dan pemasangan alat ventilator mekanik selama 45 (Empat Puluh Lima) jam. Pada hari ini, Rabu 11 November 2020, kondisi pasien tiba-tiba memburuk sampai dengan mengalami henti jantung dan dilakukan pertolongan medis namun tidak berhasil, sampai akhirnya pasien 1674 dinyatakan Meninggal Dunia pada Pukul 17.45 WIB.

Selanjutnya, terhadap jenazah Pasien 1674 tersebut dilakukan pemulasaran jenazah dan pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

Pasien 1674 dimakamkan pada Rabu, 11 November 2020. Pasien 1674 ini adalah pasien ke-4 (Empat) yang meninggal dikarenakan Covid-19 di Kabupaten Belitung.** rel

Editor: Nasrul Rully

 

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close