Polda Babel Ungkap Sejumlah Kasus Besar Selama Tahun 2020

PANGKALPINANG–  Sejumlah kasus besar dari 1.755 perkara tindak pidana berhasil diungkap Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) dan jajaran. Sejumlah kasus menonjol yang terjadi sepanjang tahun 2020 diungkap oleh Dit Reskrimum, Dit Reskrimsus dan Dit Polairud serta Dit Narkoba.

Pengungkapan kasus-kasus besar tersebut disampaikan Kapolda Babel Irijen (Pol) Drs. Anang Syarif  Hidayat saat melakukan Konferensi Pers Akhir tahun 2020, Senin (28/12/2020 di  Gazebo Polda Kep.Babel. Dalam kegiatan akhir tahun itu juga di hadiri oleh Wakapolda,Irwasda. Para PJU Polda Kep.Babel.

Dihadapan wartawan, Anang menyebutkan, khusus jajaran Dit Polairud ada 4 kasus menonjol yang berhasil diungkap yakn, pada Februari lalu berhasil menggagalkan penyelundupan 1000 dus minuman tanpa izin. Adapun barang bukti yang diamankan adalah 1 unit kapal GT 20 dengan mesin 7 unit masing-masing ukuran 300pk dan minuman keras dengan berbagai merek kurang lebih 9.611 botol.

Dan, bulan Maret dan Juli 2020 jajaran Dit Polairud juga berhasil mengamankan 3kg narkoba jenis Sabu asal Malaysia melalui Batam diperairan laut Bangka dengan menggunakan kapal motor kayu. Tersangka sebanyak 4 orang dengan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat 3kg.

Pada bulan September tahun 2020 jajaran Dit Polairud Polda Kep. Babel berhasil menggagalkan penyelundupan balok timah dengan menggunakan truck lintas melewati pelabuhan Pk. Balam kota Muntok Babar. Tersangka berjumlah 1 orang dengan barang bukti 1 unit mobil truck merek mitsubishi, 14 buah balok timah dan 13 buah lempengan timah .

Serta bulan November 2020 jajaran Dit Polairud Polda Kep. Babel berhasil menggagalkan penyelundupan pasir timah dipesisir pantai Desa Guntung Kec. Koba Kab. Bangka Tengah. Tersangka 2 orang dengan barang bukti 1 unit speed pancung, 1unit mesin tempel yamaha 40, 1 unit mesin tempel tohatsu 18, 77 karung pasir yang diduga  timah, dan 1 buah Hp Nokia.

Dibeberkan kapolda, khusus Dit Reskrimsus pada bulan Maret berhasil  mengungkap kasus minerba jenis monazit di desa Air Bara Kab. Bangka Selatan. Tersangka berjumlah 2 orang WNI dan 2 orang WNA dengan Barang bukti 8 karung Monazit seberat kurang lebih 392kg, 1unit mesin cetak batako, 1unit mesin molen, 1 sak semen dan 11 unit batako yang diduga mengandung radio aktif monazit.

Dan, bulan April 2020 juga berhasil meringkus 2 orang tersangka tindak pidana penambangan dikawasan hutan lindung/produksi didesa Lubuk Besar Kab. Bangka Tengah. Tersangka berjumlah 2 orang dengan barang bukti 2 unit Excavator, 1 unit mesin disel super CM, 4 selang pipa dan 1unit mesin pompa air.

Untuk Dit Reskrimum pada bulan Juni tahun 2020 Jajaran berhasil mengungkap kasus penggelapan kendaraan berjumlah 45 mobil rental. Polisi mengamankan 6 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Elisabeth alias Lisa, Robby Suprayogi alias Yogi (PNS), Robert Frankie, Julian alias Ayong, Heri, dan Ayu Lestari.

Sementara Dir Narkoba, pada bulan Juli tahun 2020 berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu sebanyak sekira 211,2 kg yang dikirim dari negara Myanmar menuju pelabuhan Pasir Gudang Johor Malaysia masuk menuju Indonesia melalui Riau selanjutnya berganti kapal menuju pelabuhan Pangkalbalam dilakukan pengamanan dan pengecekan oleh anggota Dit Resnarkoba Polda Kep Babel bahwa benar ditemukan 8 bungkusan yang diduga narkotika jenis sabu dari dalam karung yang berisi jagung.

Narkoba dan Curat

Sementara itu, kata Anang Syarif Hidayat sejumlah kasus lainnya sebagian ditangani oleh Polres yang ada di jajaran Polda Babel. Dari 1.755 kasus yang ditangani, kasus paling menonjol adalah kasus tindak pidana narkoba 328 kasus dan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) 319 kasus.

“Kasus yang paling besar ditangani oleh Polres Pangkalpinang, lalu Polres Bangka disusul oleh Polres Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur,” papar Anang.

Untuk kasus narkoba dari 328  kasus 232 kasus diantaranya sudah diselsai berdarkan peraturan hukum yang berlaku.Sedangkan  pencurian kendaraan bermotor sebanyak 117 kasus dan diselesaikan sebanyak 43 kasus.

Sementara, kasus menonjol lainnya adalah pencurian kendaraan bermotor sebanyak 117 kasus dan diselesaikan sebanyak 43 kasus, penipuan dan penggelapan sebanyak 114 kasus dan diselesaikan sebanyak 52 kasus, penganiayaan berat 77 kasus dan diselesaikan 44 kasus dengan total pencapaian penyelesaian 57 parsen.

Menyangkut kasus tambang ilegal penyelesaian kasus mencapai 103 persen, pencurian dengan kekerasan 37 kasus dan diselesaikan 19 kasus atau 51 persen, pencabulan 36 kasus dan diselesaikan 26 kasus atau 72 persen, perjudian 28 kasus dan diselesaikan 35 kasus atau 125 persen.

Sedangkan kasus minyak ilegal sebanyak 14 kasus dan diselesaikan 13 kasus(93 persen), pengerusakan sebanyak 8 kasus dan diselesaikan 0 kasus, pembunuhan 7 kasus dan berhasil dituntaskan sebanyak 5 kasus, pembalakan ilegal sebanyak 3 kasus dan diselesaikan 2 kasus dan sejumlah kasus lainnya.

“Secara keseluruhan penyelesaian atau penuntasan kasus selama 2020 sekitar 65 persen. Memang dirasa kurang memuaskan. Jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu  yang hanya 56  persen dinailai cukup membaik,” ujar Anang Syarif Hidayat.

Masih menurut Kapolda, terkait tren penindakan pelanggaran lalu lintas periode tahun 2020 berbanding tahun 2019. Tilang mengalami penurunan sebanyak 12612 kasus atau 37%. Teguran mengalami peningkatan sebanyak 2541 kasus atau 33%,** rel

Editor: Nasrul Rully

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close