Bulog KCP Belitung Pastikan Stok Beras Aman 3-4 Bulan Kedepan

ROMI: Hindari Kerumunan Massa Penyaluran Dilakukan Melalui 71 RPK

BELITUNG|POROSTVNEWS.COM –  Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Belitung, Romi Victa Rose menyatakan bahwa stok cadangan beras untuk kabupaten Belitung dan Belitung Timur  aman dan mencukupi hingga 3 – 4 bulan ke depan.

Dikatakan Romi saat ini stok beras yang tersimpan di gudang Bulog KCP Belitung  mencapai 510 ton.  Adapun stok yang tersimpan merupakan komoditi jenis beras Medium CBP(  Cadangan Beras Pemerintah) dan Beras Premium (Komersial).

Sementara rata-rata penyaluran untuk program KPSH  (Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga) Medium maupun beras  jenis Premium  perbulannya sekitar 140 ton.

“Rata-rata penyaluran terhadap Kedua jenis program tersebut lebih kurang 140 ton per bulannya,” ujar Romi ketika ditemui Porostvnews.com di kantornya, Selasa (12/1/2021) seraya mengatakan dengan stok yang ada saat ini mampu memenuhi kebutuhan hingga 3-4 bulan ke depan.

Selain memiliki stok komoditi jenis beras, Romi juga mengemukakan Bulog KCP Belitung juga mempunyai  Komoditi Komersial lainnya yaitu Daging Beku dan Tepung Terigu. Bahkan saat ini stok daging beku tersedia sebanyak 6 ton dan tepung terigu 1 ton.

Ketika disinggung terkait penyaluran komoditi kepada masyarakat di masa pandemi ini? Dalam pelaksanaan penyalurannya dilakukan melalui beberapa Distributor dan RPK (Rumah Pangan Kita) yang menjadi mitra binaan BULOG. Saat ini di  pulau Belitung (Kab.Belitung dan Belitung Timur)  terdapat 71  Rumah Pangan Kita, papar Romi.

“Dimasa  pandemi covid 19 ini, untuk  menghindari kerumunan massa pelaksanaan OP/KPSH kami lakukan secara mobile oleh petugas BULOG, toko atau outlet binaan yakni Rumah Pangan Kita (RPK).

Romi  memaparkan ketersediaan stok beras di Pulau Belitung ditengah merebaknya wabah virus Corona (covid-19) dipastikan aman dan mencukupi, tandasnya.**

Nasrul Rully/Trully Wiwi

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close