Kembalikan Uang Korupsi, Kajari Pastikan Proses Hukum Tersangka ES Tetap Berlanjut

POROSTVNEWS.Com – Hanya berselang 20 hari setelah ditetapkan sebagai tersangka perkara dugaan korupsi, tersangka ES telah mengembalikan uang kepada penyidik sebesar Rp 600 juta. Proses pengembalian sebahagian negara kepada penyidik dilakukan dua tahap. Tahap pertama tersangka mengembalikan pada, Selasa (23/2/2021) sebesar 200 juta dan tahap dua sebesar 400 juta pada, Rabu (3/3/2021) lalu.

Dua kali pengembalian sebahagian kerugian negara oleh tersangka ES terkait dugaan tindak pidana korupsi di Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kabupaten Batang tersebut berlangsung di Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang dan diterima oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Wahyu Wardhana, SH.

ES selaku Direktur Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang periode 2017-2021 dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangannya selaku direktur dengan cara menyalahgunakan keuangan Perusda hingga berpotensi mengakibatkan Kerugian Negara kurang lebih sebesar Rp. 785.164.562,-  (Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Juta Seratus Enam Puluh Empat Ribu Lima Ratus Enam Puluh Dua Rupiah.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang pastikan proses pidana terhadap tersangka ES tetap berlanjut, kendati seluruh kerugian negara di Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang tersebut sudah dikembalikan.

Kajari Batang, Ali Nurudin,SH.,MH

Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Ali Nurudin, SH., MH mengemukakan bahwa tim penyidik tetap akan memproses tersangka ES hingga diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  Jawa Tengah.

Ali Nurudin mengatakan, pengembalian sebahagian kerugian negara dalam kasus korupsi di Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang merupakan upaya kooperatif yang dijadikan bahan pertimbangan tim penyidik dan tim jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Tipikor nanti.

“Jadi proses pidana tetap jalan, upaya kooperatif tersangka akan menjadi bagian pertimbangan hukum dalam tahap penyidikan oleh tim Jaksa penyidik maupun nanti dalam tahap penuntutan apabila berkas sudah dinyatakan lengkap dan diproses di persidangan, papar Ali ketika dihubungi redaksi Porostvnews.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (9/3/2021).

Ditegaskannya, proses penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi  dalam pengelolaan keuangan Perusda Aneka usaha dengan tersangka ES tersebut terus berlanjut.

Dijelaskan kajari bahwa uang sebesar Rp600 juta yang dititipkan tersangka ES ke Kejaksaan tersebut akan digunakan jika putusan Ketua Majelis Hakim Tipikor Jawa Tengah mewajibkan terdakwa membayar kerugian yang ditimbulkan oleh perbuatannya.*

Nasrul Rully

Tandai

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close