Luhkum, Ali Nurudin,SH.,MH: Kenali Gratifikasi dan Hindari!!

BATANG | POROSTVNEWS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang dibawah komando Ali Nurudin, SH.,MH terus mendorong OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di wilayah hukumnya dalam penguatan pembangunan integritas dari  Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah  Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kali ini,  Ali Nurudin yang didampingi Kasi Intelejen Kejari Batang, Ridwan Gaos Natasukmana, SH memberikan penyuluhan hukum (Luhkum) pencegahan gratifikasi terhadap pejabat dan staf maupun pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang, Rabu (23/6/2021).

Sebagai pemateri,dia mengatakan, gratifikasi adalah pemberian.  Gratifikasi tersebut meliputi pemberian uang, barang rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya. Penjelasan tersebut tertuang dalam pasal 12b ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

“Adapun penyebab dari gratifikasi ini bisa saja dilatar belakangi  dari alasan sekedar tanda terima kasih, suatu kebiasan, adanya kepentingan dan lain sebagainya,” papar Ali Nurudin dalam sajian materinya dihadapan peserta penyuluhan.

Selain itu kata dia, sebagai institusi pelayanan semua pihak yang terlibat wajib memahami aturan aturan teknis perijinan. Sehingga bisa menjelaskan dan menyelesaikan perijinan tersebut sesuai aturannya. Sebab, DPMPTSP ini adalah kantor perijinan yang dalam melaksanakan tugas harus sesuai ketentuan.

“Dengan demikian akan tercipta kinerja secara profesionalitas dan terhindar dari hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum. Dan, yang lebih penting dalam pelayanan laksanakan norma agama sebagai wujud integritas,” tutur Ali Nurudin.

Ia berharap dengan melayani secara profesional seusai aturan serta konsisten terus melayani dengan baik maka predikat WBK yang sudah diraih DPMPTSP diyakini akan menjadi satker berpredikat WBBM.*)

Rully

Tandai

POROS TV CHANEL


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Close