Perkara Korupsi: Subaidi Divonis 2 Tahun, Jaksa Kejari Beltim Banding

BELITUNG TIMUR, POROSTVNEWS.COM – Jaksa Kejari Belitung Timur ajukan banding  atas vonis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terhadap Subaidi Als Andi Bin Sukiman.  Sikap banding tim JPU  karena adanya perbedaan antara surat tuntutan dengan putusan majelis hakim terkait pasal yang dibuktikan.

Melalui sidang virtual, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Babel yang diketuai Efendi, SH dengan hakim anggota masing-masing Siti Hajar Siregar, SH dan Erizal, SH, Rabu (23/6/2021) lalu menjatuhkan vonis 2 (dua) tahun penjara terhadap terdakwa Subaidi Als Andi Bin Sukiman ( Kades Pembaharuan, Kecamatan Kelapa kampit, Belitung Timur tahun 2017).

Selain dijatuhi pidana penjara terdakwa Subaidi Als Andi Bin Sukiman juga divonis denda sebesar Rp50.000.00 (lima puluh juta rupiah serta uang pengganti sebesar Rp134.974.353.02 (sertaus tiga juta sembilan ratus tujuh puluh empat ribu tiga ratus lima puluh tiga rupiah dua sen) terhadap terdakwa.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan  Subaidi Als Andi Bin Sukiman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsidair.

Vonis hakim ini jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung Timur yang menuntut terdakwa Subaidi Als Andi Bin Sukiman  pidana penjara selama 4 (empat) tahun 10 (sepuluh) bulan.

Selain pidana penjara terdakwa juga dituntut denda sebesar Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) Subsidair 3 (tiga) bulan kurungan serta uang pengganti sebesar Rp189.314.552,79 (seratus delapan puluh sembilan juta tiga ratus empat belas ribu lima ratus lima puluh dua rupiah tujuh puluh sembilan sen).

SIKAP BANDING

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Abdur Kadir, SH., MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus ( Kasi Pidsus), Andi Saputra Sitepu, SH kepada porostvnews.com, Sabtu (3/7/021) menyatakan sikap banding atas vonis majelis hakim tersebut.

Dikatakannya, setelah pembacaan vonis oleh Majelis Hakim tersebut Tim JPU langsung melaporkannya ke Kasi pidsus, lalu Kasipidsus melaporkan ke Kajari Belitung Timur Bpk. Abdur Kadir, SH. MH. Dan, setelah membaca pendapat Tim JPU yangg menyatakan sikap banding atas putusan tersebut karena adanya perbedaan antara surat tuntutan dengan putusan majelis terkait Pasal yang dibuktikan.

“Dalam surat tuntutannya,  JPU menuntut dengan Pasal 2 UU Tipikor (dakwaan primair), namun di dalam putusannya majelis memutus terdakwa dengan Pasal 3 UU Tipikor (dakwaan subsidair). Terhadap pendapat Tim JPU tersebut, Kasipidsus dan Kajari setuju untuk dilakukan upaya hukum banding oleh Tim JPU. Dan, untuk selanjutnya perkara akan diuji dan diperiksa kembali oleh Majelis Hakim Tipikor (judex factie) Pengadilan Tinggi Bangka Belitung,” papar Andi Sitepu seraya mengatakan minggu depan akan menyerahkan Memori bandingnya.**

Nasrul Rully

Tandai

POROS TV CHANEL


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Close