2 Tesangka Dugaan Tipikor APBDesa Air Saga Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Jaksa Limpahkan Dua Berkas Perkara Dugaan Korupsi ke Pengadilan Tipikor Pangkalpinang

BELITUNG | POROSTVNEWS – Dua tersangka perkara dugaan korupsi dana APBDes Air Saga, kec. Tanjungpandan, kab. Belitung, prov Kep. Bangka Belitung  bakal menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) PN Pangkalpinang.

Kedua tersangka berinisial GY (31) dan AH (61) segera duduk di kursi pesakitan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung melimpahkan berkas perkara keduanya ke Pengadilan Tipikor di PN Pangkal Pinang, Kamis (17/9/2021) kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung IG Punia Atmaja, SH., MH melalui Kasi Pidsus Rakhmad Irwan, SH., MH membenarkan telah melimpahkan berkas perkara kedua tersangka ke pengadilan tipikor di PN Pangkalpinang kemarin.

“Benar, kita sudah melimpahkan berkas perkara dua tersangka dugaan korupsi dana APBDesa Air Saga ke pengadilan tipikor di PN Pangkalpinang kemarin,” ujar Rakhmad Irwan melalui pesan singkat ketika dihubungi redaksi porostvnews.com, Sabtu pagi (18/0/2021).

Setelah pelimpahan berkas perkara ini, pihaknya selaku Jaksa Penuntut Umum menunggu penetapan jadwal sidang dari pengadilan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat proses persidangan perkara tipikor ini segera digelar, ujar Rakhmad.

Untuk diketahui, kedua tersangka merupakan mantan perangkat Desa Air Sagainisial,  GY (mantan bendahara) dan AH (mantan kades) tersebut saat ini ditahan di rumah tahanan negera lembaga permasyarakat kls IIb Cerucuk Tanjungpandan. Keduanya dijebloskan ke penjara pada Senin ( 13/9) lalu  oleh Jaksa setelah Jaksa Penuntut Umum menerima penyerahan kedua tersangka berikut barang bukti (Tahap II) yang diserahkan penyidik kejari Belitung.

Keduanya dijerat Primair Pasal 2 Ayat (1) Subsidair Pasal 3 joncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi joncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara jumlah kerugian negara berdasarkan hasil penghitungan Inspektorat sebesar Rp1.120.358.746 dari tahun anggaran 2018 sampai 2019. Di mana AH ini sebagai kepala desa dan GY sebagai bendahara,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Belitung, Punia Atmaja.** Rully

Tandai

POROS TV CHANEL


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Close